Suara Perempuan di Era Digital, Dr. Diah Ajeng Purwani, M.Si Berbagi di Star FM Jogja
YOGYAKARTA, 27 Februari 2026 — Dr. Diah Ajeng Purwani, S.Sos., M.Si., dosen Program Studi Magister Media dan Komunikasi sekaligus Sekretaris Pusat Pengembangan Bisnis UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dihadirkan sebagai narasumber dalam talkshow siaran langsung bertajuk "Your Voice Matters: Literasi Digital dan Perempuan di Era Transformasi" di Radio Star FM Jogja. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) Daerah Istimewa Yogyakarta selaku penggagas kegiatan ini sebagai bagian dari program Peningkatan Kapasitas Pemberdayaan Perempuan yang secara khusus mengangkat isu penguatan kapasitas perempuan dalam pemanfaatan teknologi dan media digital.
Penunjukan ini merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan literasi digital di kalangan perempuan, sekaligus menegaskan peran akademisi dalam turut serta pada program-program pemberdayaan masyarakat yang digagas instansi pemerintah.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIB di studio Radio Star FM Jogja ini membahas berbagai persoalan strategis terkait posisi perempuan di tengah arus transformasi digital, termasuk tantangan kesenjangan akses teknologi, pentingnya kecakapan bermedia digital secara aman dan bertanggung jawab, hingga peluang yang dapat dimanfaatkan perempuan untuk mengembangkan diri maupun usaha melalui platform digital.
Format talkshow interaktif melalui siaran radio dipilih sebagai upaya menjangkau khalayak yang lebih luas, termasuk kelompok perempuan di wilayah yang belum sepenuhnya terpapar edukasi digital secara langsung. Melalui pendekatan ini, pesan mengenai pentingnya literasi digital diharapkan dapat tersampaikan secara lebih dekat dan mudah diakses oleh pendengar dari berbagai latar belakang.
Keterlibatan Dr. Diah Ajeng Purwani dalam kegiatan ini juga menjadi salah satu wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat, di mana keahlian akademik di bidang komunikasi dialirkan langsung untuk mendukung program pemerintah daerah dalam mendorong kesetaraan akses digital bagi perempuan. Program semacam ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintahan dalam merespons tantangan transformasi digital yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok perempuan