Dosen Prodi Media dan Komunikasi Program Magister Perkuat Implementasi OBE melalui Workshop Penyusunan RPS
YOGYAKARTA – Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Workshop Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Rubrik Asesmen berbasis Outcome-Based Education (OBE) dan Outcome-Based Assessment (OBA) pada Selasa (18/8). Kegiatan yang berlangsung di Conference Room Lantai 1 FISHUM ini menjadi bagian penting dari upaya penguatan sistem penjaminan mutu pendidikan dan pengajaran sekaligus mendorong peningkatan kualitas akademik di lingkungan fakultas.
Workshop tersebut turut diikuti oleh dosen Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister FISHUM UIN Sunan Kalijaga. Keikutsertaan dosen menjadi bagian dari proses penyesuaian dan penyelarasan kurikulum program studi dengan pendekatan OBE, khususnya melalui peninjauan kembali RPS, CPMK, metode pembelajaran, hingga instrumen asesmen yang digunakan dalam proses pembelajaran.
Acara dibuka oleh Dekan FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si. Dalam arahannya, Prof. Erika menekankan pentingnya komitmen dosen dalam menghasilkan dokumen pembelajaran yang tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga dapat diterapkan secara nyata dalam proses perkuliahan.
“Kami berharap workshop RPS ini bisa menghasilkan output dan outcome yang bisa langsung diterapkan, termasuk hingga rubrik penilaian,” ujar Prof. Erika.
Workshop dipandu oleh Sabiqotul Husna, M.Sc. dan menghadirkan dua narasumber yang memiliki kepakaran dalam pengembangan kurikulum, yakni Prof. Ir. Eko Liquiddanu, S.T., M.T. dari Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pendidikan (LPPMP) Universitas Sebelas Maret (UNS) serta Dr. Ruspita Rani Pertiwi, S.Psi., M.M., Koordinator Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sunan Kalijaga.
Dalam sesi materi, Prof. Eko menjelaskan pentingnya perubahan paradigma pembelajaran dari Teacher-Centered Learning (TCL) menuju Student-Centered Learning (SCL). Menurutnya, CPL dan CPMK harus dirumuskan secara terukur dengan mengacu pada taksonomi Bloom. Selanjutnya, metode pembelajaran dan asesmen yang dituangkan dalam RPS harus memiliki keterkaitan yang jelas melalui prinsip constructive alignment.
Sementara itu, Dr. Ruspita memberikan penguatan terkait penyusunan rubrik asesmen yang objektif, terukur, dan mampu menggambarkan pencapaian kompetensi mahasiswa. Asesmen tidak lagi ditempatkan semata sebagai instrumen penilaian akhir, tetapi menjadi bagian integral dari proses pembelajaran berbasis capaian.
Bagi Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister, workshop ini menjadi momentum strategis untuk melakukan review dan penyempurnaan RPS berbasis OBE. Proses review dilakukan dengan mencermati keselarasan antara profil lulusan, CPL, CPMK, sub-CPMK, materi pembelajaran, strategi pembelajaran, pengalaman belajar mahasiswa, serta metode dan rubrik asesmen.
Penyesuaian tersebut penting mengingat Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister merupakan program studi yang terus melakukan penguatan tata kelola akademik dan kurikulum agar mampu menjawab perkembangan keilmuan komunikasi dan media yang semakin dinamis. Integrasi pendekatan OBE diharapkan dapat memastikan proses pembelajaran tidak hanya berorientasi pada materi yang disampaikan, tetapi pada kompetensi dan capaian nyata yang dimiliki mahasiswa setelah menyelesaikan pembelajaran.
Kegiatan dilanjutkan dengan praktik penyusunan dan evaluasi dokumen RPS secara langsung. Kedua narasumber melakukan review terhadap sejumlah RPS yang diajukan oleh enam program studi di lingkungan FISHUM, meliputi S1 Ilmu Komunikasi, S1 Psikologi, S1 Sosiologi, S2 Media dan Komunikasi, S2 Psikologi, dan S2 Sosiologi.
Melalui proses bedah dokumen dan koreksi bersama tersebut, dosen Prodi Media dan Komunikasi Program Magister memperoleh masukan langsung untuk memperbaiki konstruksi RPS sekaligus memastikan keterhubungan antara capaian pembelajaran, aktivitas pembelajaran, dan asesmen.
Bagi Prodi Media dan Komunikasi Program Magister, penguatan dokumen RPS berbasis OBE juga menjadi bagian dari strategi penyiapan dokumen akademik menuju pencapaian akreditasi unggul. RPS yang terstruktur, terukur, terdokumentasi, dan selaras dengan CPL menjadi salah satu fondasi penting dalam menunjukkan konsistensi implementasi kurikulum dan sistem pembelajaran yang berorientasi pada mutu.
Melalui kegiatan ini, Prodi Media dan Komunikasi Program Magister berkomitmen untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan, sehingga proses pembelajaran semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, kebutuhan masyarakat, dan tuntutan kompetensi lulusan di bidang komunikasi dan media.
Workshop ini sekaligus menegaskan bahwa implementasi OBE bukan sekadar penyesuaian dokumen akademik, melainkan bagian dari proses membangun budaya mutu pembelajaran yang berkelanjutan dan mendukung terwujudnya Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada capaian lulusan.