Prof. Dr. Rama Kertamukti Soroti Transformasi Ilmu Komunikasi di Era AI dalam Talkshow Milad ke-43 ISKI
Prof. Rama Kertamukti (tengah) sedang memberikan materi
Yogyakarta, 12Oktober 2026 — Guru Besar Ilmu Komunikasi, Komunikasi Visual dan Identitas Budaya, Prof. Dr. Rama Kertamukti, S.Sos., M.Sn., menjadi salah satu narasumber dalam Talkshow Milad ke-43 Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) yang mengangkat tema “43 Tahun ISKI: Menguatkan Komunikasi untuk Indonesia”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin, 12 Oktober 2026, di Kampus 1 Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat.
Dalam forum bertajuk “Ketika AI Mengubah Komunikasi: Apa yang Harus Kita Kuatkan? Ilmu, Praktik, dan Ekosistem Komunikasi Indonesia”, Prof. Rama Kertamukti hadir untuk memberikan perspektif ilmu komunikasi mengenai perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan implikasinya terhadap dinamika komunikasi kontemporer.
Keterlibatan Prof. Rama menjadi bagian penting dalam diskusi yang mempertemukan perspektif akademik dan industri media untuk membaca perubahan ekosistem komunikasi di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Pembahasan dari perspektif ilmu komunikasi diarahkan pada perubahan ilmu dan praktik komunikasi, perkembangan AI beserta implikasinya, transformasi kompetensi dan profesi komunikasi, serta tantangan pendidikan dan pengembangan ilmu komunikasi.
Kehadiran perspektif akademik dalam diskusi tersebut menjadi penting karena perkembangan AI tidak hanya mengubah cara informasi diproduksi, didistribusikan, dan dikonsumsi, tetapi juga memunculkan tantangan baru bagi kualitas komunikasi publik, kredibilitas informasi, etika, dan kompetensi profesional komunikasi. Dalam konteks ini, pengembangan ilmu komunikasi dituntut untuk terus beradaptasi sekaligus mempertahankan tanggung jawab akademik dan profesional dalam menghadapi perubahan teknologi.
Talkshow ini juga menghadirkan Wahyu Dhyatmika, Ketua Umum Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), yang membahas perspektif industri media, termasuk perubahan produksi dan distribusi informasi, dampak AI terhadap trafik dan model bisnis media, serta keberlanjutan media digital. Diskusi dipandu oleh Dr. Sinta Paramita, S.I.P., M.A., dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Tarumanagara.
Bagi pengembangan pendidikan tinggi komunikasi, forum ini menjadi ruang strategis untuk mempertemukan pemikiran akademik dengan dinamika praktik profesional. Perkembangan AI mendorong institusi pendidikan dan insan komunikasi untuk memperkuat kapasitas analitis, adaptasi terhadap teknologi, pemahaman etika, serta kemampuan membaca perubahan sosial dan budaya yang menyertai transformasi digital.
Partisipasi Prof. Rama Kertamukti dalam forum nasional ini sekaligus merepresentasikan keterlibatan akademisi dalam percakapan strategis mengenai masa depan ilmu komunikasi di Indonesia. Melalui dialog lintas perspektif, ISKI diharapkan terus berkontribusi dalam memperkuat ilmu, praktik, dan ekosistem komunikasi Indonesia agar semakin adaptif, etis, dan berkelanjutan di era kecerdasan artifisial.