Perkuat Kiprah Global, Ketua Prodi dan Mahasiswa Magister Media dan Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga Tampil dalam Forum Akademik Kolaborasi Internasional ACWA

Yogyakarta — Kiprah akademisi dan mahasiswa Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM), UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, dalam forum akademik internasional kembali terlihat melalui partisipasi dalam kegiatan bertema “Women in the Digital Economy” yang diselenggarakan oleh Association for Collaboration in Worldwide Academia (ACWA). Kegiatan ini menjadi ruang pertukaran gagasan lintas negara yang mempertemukan perspektif dosen dan mahasiswa dalam mengkaji dinamika perempuan di tengah perkembangan ekonomi digital.

Partisipasi tersebut menunjukkan kontribusi sivitas akademika Medkom dalam diskursus akademik internasional, khususnya pada kajian media dan komunikasi, representasi perempuan, identitas keagamaan, serta transformasi sosial di era digital. Keterlibatan dosen dan mahasiswa dalam forum ini sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memperluas perspektif dan memperkaya pengembangan ilmu pengetahuan.

Kegiatan ACWA melibatkan akademisi dan peserta dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, Filipina, dan India. Kolaborasi ini mempertemukan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta, perguruan tinggi dari Pangasinan, Filipina, Symbiosis School di India, serta Universitas Muhammadiyah Sidoarjo. Pertemuan lintas institusi tersebut membuka ruang dialog mengenai pengalaman perempuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas partisipasi sosial dan ekonomi.

Dosen Medkom Presentasikan Riset tentang Perempuan Muslim dalam Ekonomi Digital

Salah satu kontribusi akademik UIN Sunan Kalijaga disampaikan oleh Dr. Fatma Dian Pratiwi, S.Sos., M.Si., Ketua Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister. Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan hasil riset mengenai perempuan Muslim bercadar yang menjalankan aktivitas ekonomi melalui platform digital.

Riset ini mengkaji bagaimana perempuan membangun representasi diri, memasarkan produk, dan memanfaatkan peluang ekonomi melalui media digital dengan tetap mempertimbangkan nilai-nilai agama yang mereka yakini. Kajian tersebut memperlihatkan bahwa aktivitas ekonomi digital tidak hanya berkaitan dengan penggunaan teknologi dan strategi pemasaran, tetapi juga berhubungan dengan negosiasi identitas, ekspresi keagamaan, serta cara perempuan membangun ruang partisipasi di tengah masyarakat.

Kontribusi Dr. Fatma memperkuat perspektif kajian media dan komunikasi yang menempatkan pengalaman perempuan sebagai bagian penting dalam memahami transformasi digital. Melalui perspektif tersebut, ekonomi digital dapat dibaca sebagai ruang yang mempertemukan teknologi, budaya, agama, identitas, dan peluang pemberdayaan ekonomi.

Mahasiswa Medkom Hadirkan Perspektif Lintas Budaya

Kontribusi dalam forum internasional ini juga datang dari mahasiswa Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister. Oluwabunmi ObehiAdeleleke, mahasiswa internasional Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister asal Nigeria, menyampaikan perspektif mengenai pentingnya memperluas ruang partisipasi perempuan di Nigeria agar mereka dapat mengambil peran yang lebih besar dalam perkembangan ekonomi digital.

Perspektif tersebut menegaskan bahwa akses terhadap teknologi dan ruang digital perlu diikuti dengan kesempatan yang setara bagi perempuan untuk berpartisipasi, mengembangkan potensi, serta memperoleh manfaat ekonomi. Pengalaman dari Nigeria turut memperkaya diskusi dengan menghadirkan konteks sosial dan budaya yang berbeda dalam memahami posisi perempuan di era digital.

Sementara itu, David Rino Pratama, mahasiswa Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister UIN Sunan Kalijaga, menyoroti kontribusi perempuan dalam berbagai bidang kehidupan. Ia menekankan bahwa kemajuan masyarakat dan bangsa tidak dapat dilepaskan dari peran perempuan yang terus berkembang dari masa ke masa. Dalam konteks ekonomi digital, perkembangan teknologi menghadirkan peluang baru bagi perempuan untuk memperluas kontribusi, membangun jejaring, dan terlibat dalam aktivitas sosial maupun ekonomi.

Keterlibatan Adeleke dan David menunjukkan bahwa partisipasi mahasiswa Medkom dalam forum akademik internasional tidak hanya menjadi sarana berbagi gagasan, tetapi juga ruang untuk menyampaikan perspektif kritis yang berangkat dari pengalaman sosial dan konteks budaya yang beragam. Kehadiran mahasiswa dalam dialog lintas negara ini memperkaya pertukaran pengetahuan sekaligus memperkuat dimensi internasional dalam pembelajaran di tingkat magister.

Memperkuat Rekognisi Internasional dan Internasionalisasi Akademik

Bagi Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister FISHUM UIN Sunan Kalijaga, partisipasi dosen dan mahasiswa dalam kegiatan ACWA memiliki arti strategis bagi penguatan jejaring akademik internasional. Keterlibatan tersebut memperlihatkan bahwa pengembangan keilmuan di Medkom tidak hanya diarahkan pada persoalan komunikasi di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga pada isu-isu global yang membutuhkan pendekatan lintas disiplin dan lintas budaya.

Forum ini sekaligus menegaskan relevansi kajian media dan komunikasi dalam membaca perubahan sosial yang dipengaruhi oleh perkembangan platform digital. Isu perempuan dalam ekonomi digital, misalnya, tidak cukup dipahami sebagai persoalan pemanfaatan teknologi dan aktivitas perdagangan elektronik. Di dalamnya terdapat persoalan representasi, identitas, akses, kesetaraan kesempatan, serta kemampuan perempuan untuk menentukan peran dan posisinya dalam ruang digital.

Partisipasi Dr. Fatma Dian Pratiwi sebagai dosen dan keterlibatan Adeleke serta David sebagai mahasiswa memperlihatkan kontribusi sivitas akademika Medkom dalam mempertemukan hasil penelitian dengan perspektif mahasiswa pada forum internasional. Pertukaran gagasan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan akademik yang terbuka terhadap keragaman pengalaman, kritis terhadap perubahan sosial, dan responsif terhadap tantangan komunikasi kontemporer.

Melalui keterlibatan dalam kolaborasi internasional ACWA, Program Studi Media dan Komunikasi Program Magister UIN Sunan Kalijaga terus memperluas ruang pertukaran pengetahuan dan memperkuat orientasi internasional dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta jejaring akademik. Kehadiran dosen dan mahasiswa dalam forum ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lanjutan sekaligus meningkatkan kontribusi Medkom dalam diskursus akademik global mengenai media, komunikasi, dan transformasi digital.

Sebagaimana tercermin dalam semangat kolaborasi tersebut, “The digital economy should not only create new opportunities for women, but also empower them to shape their own futures.” Ekonomi digital semestinya tidak hanya membuka peluang baru bagi perempuan, tetapi juga memberdayakan mereka untuk menentukan masa depan mereka sendiri.