Studium Generale FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Prof. Rama Kertamukti Kupas Digital Social Movement

Yogyakarta, 29 September 2026 — Perkembangan media digital telah mengubah cara masyarakat membangun jaringan, menyampaikan aspirasi, membentuk identitas, hingga mengorganisasi gerakan sosial. Fenomena tersebut menjadi salah satu bahasan dalam Studium Generale Program Magister Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang mengangkat tema “Kebangkitan Ultra-Kanan di Jerman: Agama, Identitas, Psikologi Radikalisasi, dan Politik Media Digital”, Selasa (29/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Teatrikal Lantai 4 Gedung Fakultas Kedokteran UIN Sunan Kalijaga tersebut menghadirkan Prof. Dr. Rama Kertamukti, S.Sos., M.Sn. sebagai salah satu narasumber. Dosen Program Studi Media dan Komunikasi FISHUM UIN Sunan Kalijaga ini secara khusus membahas Digital Social Movement, memberikan perspektif mengenai bagaimana teknologi digital dan media sosial membentuk pola baru dalam gerakan sosial kontemporer dihadapan seluruh dosen dan mahasiswa magister prodi media dan komunikasi, sosilogi dan psikologi.

Dalam pembahasannya, Prof. Rama mengajak peserta melihat ruang digital bukan sekadar sebagai medium penyebaran informasi yang bebas, tetapi juga sebagai ruang interaksi, pembentukan identitas, artikulasi gagasan, serta mobilisasi masyarakat yang perlu dicermati secara kritis. Kehadiran berbagai platform digital memungkinkan individu dan kelompok membangun jejaring secara lebih luas sekaligus mempercepat sirkulasi isu dan narasi di tengah masyarakat.

Perspektif Digital Social Movement menjadi penting dalam membaca berbagai fenomena sosial-politik kontemporer, termasuk bagaimana identitas dan ideologi memperoleh ruang di lingkungan digital. Pola komunikasi yang berlangsung melalui media sosial turut memengaruhi bagaimana sebuah isu diperkenalkan, didiskusikan, mendapatkan perhatian, hingga mendorong terbentuknya partisipasi kolektif.

Selain Prof. Rama Kertamukti, Studium Generale menghadirkan Dr. Michael Helmbrecht, Senior Expert Services Germany, sebagai narasumber yang memberikan perspektif mengenai fenomena ultra-kanan di Jerman. Diskusi tersebut mempertemukan perspektif internasional dengan kajian akademik yang berkembang di lingkungan FISHUM UIN Sunan Kalijaga.

Pembahasan tersebut sekaligus memperkaya tema Studium Generale mengenai kebangkitan ultra-kanan di Jerman. Fenomena tersebut dapat dibaca tidak hanya melalui perspektif politik dan sosial, tetapi juga melalui dinamika komunikasi digital, khususnya dalam melihat pembentukan komunitas, penyebaran narasi, serta penguatan identitas kelompok di ruang daring.

Wakil Dekan Tekankan Pentingnya Perspektif Lintas Disiplin

Kegiatan Studium Generale secara kelembagaan dibuka dengan sambutan dari Wakil Dekan Bidang Akademik FISHUM UIN Sunan Kalijaga, Ambar Sari Dewi, M.Si., Ph.D., yang mewakili Dekan FISHUM, Prof. Dr. Erika Setyanti Kusumaputri, S.Psi., M.Si.

Dalam sambutannya, Ambar Sari Dewi, P.hD menekankan pentingnya ruang akademik yang mempertemukan berbagai perspektif keilmuan dalam membaca persoalan sosial yang berkembang di masyarakat. Tema mengenai ultra-kanan, agama, identitas, psikologi radikalisasi, dan politik media digital dinilai memiliki keterkaitan yang kuat dengan berbagai bidang keilmuan di lingkungan FISHUM.

Kegiatan yang diikuti sivitas akademika Program Magister FISHUM ini menjadi ruang dialog untuk memahami fenomena kontemporer secara multidisipliner. Melalui pembahasan mengenai Digital Social Movement, peserta diajak melihat bagaimana perkembangan teknologi komunikasi tidak hanya mengubah cara masyarakat memperoleh dan menyebarkan informasi, tetapi juga memengaruhi terbentuknya jejaring, identitas, dan gerakan kolektif di ruang digital.